Syariah

Qurban Ujian Keimanan dan Bukti Cinta kepada Allah

Aceh Besar, Infoaceh.net – Ibadah qurban bukan sekadar tradisi tahunan berupa penyembelihan hewan pada momentum Idul Adha, melainkan mengandung makna mendalam sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus sarana memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Tuha Peut Wali Nanggroe, Dr Tgk Tarmizi M. Daud, saat menyampaikan khutbah Jum’at di Masjid Syuhada Gampong Neuhen, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Jum’at (22/5/2026), bertepatan 5 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dalam khutbahnya, Tgk Tarmizi menekankan bahwa qurban merupakan ibadah yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial. Menurutnya, seseorang yang berqurban sedang menunjukkan kecintaannya kepada Allah SWT melebihi kecintaan terhadap harta benda yang dimiliki.

“Dengan berqurban, seorang muslim membuktikan kecintaannya kepada Allah lebih besar dibandingkan kecintaannya kepada harta benda,” ujar Tgk Tarmizi di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan, secara pribadi qurban menjadi jalan untuk membersihkan hati dari sifat tamak, egoisme, dan keterikatan berlebihan terhadap dunia.

Sedangkan dari sisi sosial, ibadah qurban membuka ruang kebersamaan melalui pembagian daging kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum fakir dan miskin.

Menurutnya, semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu cara menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Penguasa Tidak Berakhlak, Rakyat Jadi Korban Kezaliman

“Ibadah qurban tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga mendekatkan sesama manusia melalui kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Tgk Tarmizi menjelaskan secara etimologi, qurban berasal dari kata Arab qarabah yang berarti dekat atau mendekatkan diri. Dalam terminologi syariat, qurban atau udhhiyah merupakan penyembelihan hewan tertentu pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari Tasyrik dengan niat ibadah semata karena Allah SWT.

Ia juga mengulas pandangan para ulama mengenai hukum qurban. Mayoritas ulama menetapkan hukum qurban sebagai sunnah muakkadah, yakni ibadah yang sangat dianjurkan bagi muslim yang memiliki kemampuan ekonomi.

Namun, lanjutnya, Mazhab Hanafi memiliki pandangan berbeda dengan mengategorikan qurban sebagai kewajiban bagi umat Islam yang menetap dan memiliki kemampuan finansial tertentu.

“Sementara dalam Mazhab Syafi’i yang dianut mayoritas masyarakat di Asia Tenggara, qurban dipahami sebagai sunnah kifayah dalam keluarga. Bila satu anggota keluarga telah berqurban, maka gugur tuntutan sunnah bagi anggota keluarga lainnya,” jelasnya.

Dalam khutbah tersebut, Tgk Tarmizi turut mengutip dalil Al-Qur’an sebagai dasar pelaksanaan qurban, di antaranya Surah Al-Kautsar ayat 2 yang memerintahkan umat Islam untuk mendirikan shalat dan berqurban, serta Surah Al-Hajj ayat 34 mengenai syariat penyembelihan hewan qurban.

Baca Juga:  Dayah Tipe C di Aceh Kehilangan Santri, Abiya Kuta Krueng Minta HUDA Cari Penyebab

Ia juga mengingatkan hadits Rasulullah SAW tentang pentingnya ibadah qurban bagi mereka yang telah diberikan kelapangan rezeki, sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan syariat Islam.

Lebih lanjut, Tgk Tarmizi mengisahkan sejarah qurban mulai dari peristiwa Qabil dan Habil, putra Nabi Adam AS, hingga pengorbanan besar Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi dasar utama pelaksanaan Idul Adha.

Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim mengajarkan umat Islam tentang arti keikhlasan, kesabaran, dan kepatuhan total terhadap perintah Allah SWT.

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail bukan hanya sejarah, tetapi pelajaran besar tentang pengorbanan dan ketundukan kepada kehendak Allah,” tuturnya.

Di penghujung khutbah, Tgk Tarmizi mengajak umat Islam menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat ketakwaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah qurban merupakan kesempatan membersihkan harta, menyucikan jiwa, dan menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” pungkasnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait