Ekonomi

Prioritas BBM Subsidi, Pertamina Tempel Stiker Pada Angkutan Umum di Aceh

BANDA ACEH — Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh memasangkan stiker bertuliskan pengguna BBM subsidi untuk angkutan umum anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh.

Sales Area Manager PT Pertamina Aceh Sony Indro Prabowo mengatakan, pemasangan stiker terhadap angkutan umum anggota Organda bertujuan agar menjadi prioritas dalam memperoleh BBM, mengingat Idul Fitri sudah di depan mata.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Tujuannya, yang pasti kita dari Pertamina ingin manfaatnya bisa membedakan mana yang memang membutuhkan dan bukan,” katanya pada awak media, Kamis (21/4) di Terminal Batoh Banda Aceh seperti dilansir dari Kumparan.

Baca Juga:  Mahasiswa UTU Kini Bisa Bayar SPP Mudah Lewat Action Mobile Bank Aceh

Sony menyebutkan, mayoritas anggota Organda adalah angkutan pengangkut sembako dan juga angkutan penumpang. Karena itu, Pertamina akan memprioritaskan mereka agar mudik bisa berjalan dengan lancar.

“Kami, dari Pertamina tentu akan mensupport Organda untuk bisa melakukan mudik dengan lancar,” ujarnya.

Menyangkut dengan pengawasan di SPBU, petugas akan memprioritaskan angkutan umum yang telah memiliki stiker tersebut.

“Dengan adanya stiker itu, akan mendapatkan prioritas di SPBU, walaupun nanti kita tetap juga harus melihat situasi dan kondisi di lapangan karena pemotongan antrean itu agak berisiko. Tetapi kita pastikan dulu prioritas dan kita pastikan ketersediaan BBM untuk pengguna stiker ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Aceh Bidik Lebih Banyak Penerbangan dari Bandara SIM, Rute Internasional Baru Dijajaki

Sementara Ketua Hiswana Migas Aceh Nahrawi Noerdin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal menyurati seluruh SPBU di Aceh, agar dapat memprioritaskan BBM subsidi bagi angkutan umum yang telah tertempel stiker.

“Semoga pemasangan stiker ini membuat angkutan umum untuk mudik di Aceh tidak ada halangan dan tidak ada alasan untuk sembako naik harga gara-gara truk pengangkut sembako kesulitan dapat BBM,” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait