Aceh

Di Masa Pandemi Covid-19, Jamaah Salat Ied Masjid Raya Baiturrahman Tetap Membludak

BANDA ACEH — Jamaah Salat Idulfitri 1442 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh membludak hingga ke halaman dan area taman. Mereka rela salat di atas rerumputan untuk bisa ibadah berjamaah.

Dari pantauan CNN Indonesia sejak pukul 06.30 WIB, jamaah salat Ied sudah mulai ramai berdatangan.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Setiap sudut pintu masuk masjid dijaga aparat gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri, untuk mengawasi serta membagikan masker untuk jamaah yang akan masuk area masjid.

Aparat kepolisian bahkan menutup akses jalan menuju Masjid Raya Baiturrahman, yang digunakan untuk menampung kendaraan jemaah.

Para jemaah juga diarahkan untuk mencuci tangan di wastafel portable sebelum masuk halaman masjid. Namun, tetap masih banyak warga yang mengabaikan anjuran mencuci tangan.

Baca Juga:  Realisasi TKD Aceh untuk Bencana Masih Lambat, Baru Terserap 30,16 Persen dari Pagu Rp1,65 Triliun

Pelaksanaan salat Idulfitri juga tidak menerapkan jaga jarak antar-saf. Saf jamaah yang berada di halaman masjid bahkan rapat seperti biasa.

Sementara itu pelaksanaan shalat Idul Fitri juga tidak menerapkan jarak antar shaf. Shaf jamaah rapat seperti pada hari biasa, sebelum ada pandemi.

Durasi khutbah salat Ied dipersingkat hanya 15 menit. Imam Salat Idul Fitri 1442 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh adalah Tgk. H. Jamhuri Ramli. Sedangkan Kakan Kemenag Aceh Besar H. Abrar Zym sebagai khatib.

Dalam khutbah yang disampaikan Abrar Zym terkait COVID-19 yang masih melanda dunia termasuk Provinsi Aceh.

Baca Juga:  Huntap hingga Normalisasi Sungai Lambat, Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Dipercepat

“COVID-19 itu benar adanya, bukan konspirasi dan bukan pula ilusi. Mari kita ikuti anjuran pemerintah agar menerapkan prokes COVID-19,” ajak khatib dalam kutbahnya.

Khatib juga mengatakan, terkait penderitaan yang dialami umat Islam Palestina akibat tindakan zionis Israel, khatib mengajak umat Islam untuk berdoa.

“Mari kita berdoa semoga Allah SWT segera membebaskan Palestina dari cengkeraman Yahudi,” ujarnya.

Sekitar pukul 08 00 WIB pelaksanaan salat Ied di masjid yang mampu menampung 25 ribu orang itu, selesai. Terlihat sebagian besar warga masih bertahan di pekarangan masjid untuk sekadar silaturahmi dan berswafoto. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait