Umum

Ajak Hancurkan Bangunan Mirip Ka’bah, Anggota DPRA: Game Fortnite Sangat Menghina Islam

BANDA ACEH – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Muslim Syamsuddin angkat bicara dan sangat mengutuk soal game fortnite yang di dalamnya terdapat adegan menghancurkan bangunan mirip Ka’bah.

Menurut Muslim, di balik permainan itu terdapat pesan terselubung yang sangat melukai perasaan umat Islam dan sangat intoleransi, pasalnya di dalam game tersebut ada adegan yang mendorong para pemainnya untuk menghancurkan ikon mirip seperti Ka’bah yang merupakan tempat suci dan kiblat salat bagi umat Islam.

Baca Juga:  Kausar Hanum Ditunjuk Jadi Plh Kepala Inspektorat Aceh Usai Abdullah Dicopot

“Saya secara personal maupun kelembagaan sangat mengecam terkait game fortnite tersebut, karena di dalamnya terdapat adegan yang sangat melecehkan umat Islam dengan menghancurkan bangunan mirip Ka’bah,” ujar Muslim, Rabu (7/7).

Ia mendesak kepada Pemerintah melalui Kementerian Kominfo untuk mengkaji dan memblokir game online Fortnite, sebab dinilai intoleransi dengan menghina umat muslim, terlebih Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Baca Juga:  Akses ke Gayo Lues Terganggu Pascabencana, Dek Fad Minta Kementerian PU Prioritaskan 8 Infrastruktur

Menurutnya, hal ini dapat memicu gesekan antar umat beragama. Terlebih jika dimainkan oleh anak-anak, ini sama saja dengan mengajarkan mereka melakukan aksi kekerasan.

“Game fortnite secara langsung bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat, khususnya keagamaan. Hal ini dapat memicu perilaku tidak menghormati antar umat beragama dan mendorong aksi kekerasan dan intoleransi,” pungkas Muslim. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait