Umum

Buka Musda PERSAKMI Aceh, Ini Harapan Gubernur Untuk Sarjana Kesehatan Masyarakat

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta pengurus Persatuan Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Provinsi Aceh untuk memperkuat upaya pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat melalui sosialisasi.

Mereka diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Kita tidak boleh lengah karena varian dari Covid-19 seperti Omicron masih terus menyebar, sementara saat ini, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan mulai mengendur, ” kata Nova saat membuka Musyawarah Daerah II PERSAKMI, di Anjong Mon Mata Meuligoe Gubernur, Sabtu (5/2).

Gubernur mengatakan, tugas para tenaga kesehatan belum selesai, mereka harus terus hadir dan melakukan perannya dengan baik agar masyarakat terhindar dari paparan virus tersebut beserta dengan varian barunya.

Baca Juga:  Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026 di Blang Padang: Tampilkan Kreativitas Generasi Muda Aceh

“Aceh kini memiliki ribuan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota. Namun, harus kita akui bahwa belum semua dari para sarjana kita ini dapat dioptimalkan perannya, ” ujar Nova.

Ia mengatakan, berdasarkan realitas normatif sesuai dengan keilmuan, semestinya eksistensi, peran dan fungsi Sarjana Kesehatan Masyarakat, dianggap mampu mewarnai perubahan sistem, program dan kebijakan-kebijakan di bidang kesehatan.

“Oleh sebab itu, kita harapkan setelah Musda ini, PERSAKMI Aceh mampu melakukan terobosan-terobosan dalam meningkatkan potensi para Sarjana Kesehatan Masyarakat, ” kata Nova.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Selatan Pastikan Isu Pembegalan di Sejumlah Kecamatan Hoaks

Hasil Musda II

Dalam Musyawarah Daerah kedua PERSAKMI Aceh tersebut menghadirkan 11 calon ketua baru periode 2022- 2027. Dari 11 orang pengurus yang mencalonkan diri, terpilih dan ditetapkan Anita SKM MKes sebagai Ketua Umum Persakmi Aceh terpilih periode 2022-2027.

Anita mengatakan, Persakmi memiliki visi baru, menjadi organisasi profesi kesehatan masyarakat penggerak utama kesehatan masyarakat Indonesia. Tujuannya agar dapat mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan martabat pengurus Persakmi. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait