Ekonomi

Kebakaran Depo Plumpang, Anwar Idris Sebut Pertamina Tak Belajar dari Kesalahan

BANDA ACEH– Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PPP Anwar Idris, menilai, kebakaran Depo Pertamina Plumpang membuktikan, selama ini Pertamina tidak belajar dari pengalaman atau kesalahan sebelumnya.

Padahal, ini bukanlah kejadian pertama kali, namun telah berulang-ulang.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Dalam catatan kami setidaknya sudah beberapa kali kebakaran besar terjadi di Depo Pertamina Plumpang yang selalu menimbulkan korban manusia dan kerusakan pemukiman warga,” ujar Anwar Idris dalam keterangannya, Ahad (5/3).

Baca Juga:  Expo HUT ke-515 Pidie, Wagub Dek Fad Borong Produk UMKM: Dari Salak Tangse hingga Mie Caluek

Politisi senior PPP asal Aceh ini mencontohkan, kebakaran yang pernah terjadi pada tahun 2009 juga menyebabkan korban jiwa.

Bahkan, saat itu kebakaran salah satu infrastruktur strategis nasional ini mendapatkan perhatian media internasional.

“Pertamina seharusnya sadar bahwa kecelakaan di Depo Plumpang bukan hanya merugikan perusahaan, namun juga korban dari kalangan masyarakat dalam jumlah besar. Kami meminta Pertamina menanggung semua kerugian warga,” pinta Anwar.

Baca Juga:  OJK Catat 7.454 Laporan Scam di Aceh, Penipuan Belanja Online Paling Banyak

Anwar juga menilai, Pertamina lambat dalam mengantisipasi kecelakaan kerja.

Terbukti menurut penuturan warga sebelum kebakaran hebat itu terjadi, warga sudah mencium bau bensin beberapa lama sebelum kebakaran.

“Jika betul begitu Pertamina sangat tidak tanggap dalam melindungi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Anwar Idris. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait