Umum

Sampah di Banda Aceh 255 Ton/Hari, Pemko Cari Investor Kelola Jadi Energi Terbarukan

BANDA ACEH – Guna mewujudkan salah satu poin Sustainable Development Goals (SDGs), yakni zero waste (kota tanpa sampah) pada tahun 2030, Pemko Banda Aceh akan mengelola sampah menjadi energi terbarukan.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemko Banda Aceh tengah menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Salah satunya PT Cahaya Terang Alami (CTA) yang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Ibu Kota Provinsi Aceh di sektor pengelolaan sampah.

Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin menyatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh agar proyek ini dapat berjalan.

“Dalam skala kecil, secara mandiri kita telah memulai proyek konversi sampah menjadi listrik di TPA Gampong Jawa sejak beberapa tahun lalu,” ujarnya.

Baca Juga:  KIA Visitasi Keterbukaan Informasi Publik, Kejati Aceh Target Predikat “Informatif”

“Dan dengan adanya dukungan dari investor, tentu kita akan bisa menghasilkan lebih banyak energi terbarukan dari sekitar 250 ton sampah yang dihasilkan Banda Aceh setiap harinya,” ujarnya usai pertemuan dengan delegasi PT CTA di pendopo, Jum’at malam, 27 Oktober 2023.

Ia pun mengharapkan proyek yang sudah berhasil direalisasikan di beberapa kota besar di dunia itu, segera hadir di Banda Aceh.

“Untuk hal-hal substansial sudah kita sepakati, tinggal masalah teknis saja yang akan diatur dalam suatu MoU dan perjanjian kerja sama.”

Baca Juga:  OJK Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Aceh Lewat SYAFIF 2026

“Pada dasarnya kita sangat mendukung investasi di bidang pengelolaan sampah. Stressing-nya adalah menguntungkan bagi kedua belah pihak, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga kota dan anak cucu kita kelak,” ujarnya.

Sebagai informasi, kapasitas produksi sampah Kota Banda Aceh saat ini mencapai 255 ton per hari.

Selain di TPA Gampong Jawa, sampah rumah tangga dan industri tersebut juga dikelola di TPA regional Blang Bintang, Aceh Besar. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait