Umum

Listrik di Sabang Padam di Tengah Malam Ramadhan

Infoaceh.net, SABANG — Malam Ramadhan yang biasanya dihiasi lantunan ayat-ayat suci tiba-tiba berubah menjadi sunyi. Sabtu dini hari, tepat pukul 01.34 WIB, gelap menyelimuti Sabang.

Aliran listrik terputus begitu saja, meninggalkan tanya di benak warga yang tengah larut dalam ibadah.

Di sudut-sudut masjid, para lelaki yang sedang khusyuk bertadarus terdiam. Bisik-bisik mulai terdengar, menanyakan penyebab gelap mendadak ini. Apa yang terjadi?

Tak butuh waktu lama, tim PLN Ranting Sabang bergerak cepat. Mereka berpacu dengan waktu, menyusuri kegelapan, mencari sumber masalah yang membuat satu kota kehilangan cahayanya.

Baca Juga:  Polda Aceh Selidiki Karhutla di HGU PT Nafasindo, Sumber Api Masih Didalami

Di tengah pencarian, mereka dikejutkan oleh temuan di lintasan Aneuk Laot -Balohan ada sebuah batang aren yang tumbang, menindih jaringan listrik PLN. Dua tiang listrik ikut roboh, seakan menyerah pada takdir.

“Saya pertama kali menerima laporan pada pukul 01.34 dini hari. Petugas piket, baik di lapangan maupun di ruang mesin, langsung kami instruksikan untuk siaga,” ujar Manajer PLN Sabang, Wira Perdana.

Baca Juga:  Kejari Sabang Tarik Diri dari Pendampingan Alkes RSUD, Kajari: Kami Tak Mau Dijadikan Tameng

Tanpa menunda waktu, tim segera bergerak, membersihkan area, menyingkirkan batang pohon yang melintang, lalu mulai memulihkan jaringan.

“Kami langsung menginstruksikan manuver beban agar listrik bisa segera kembali menyala,” tambahnya.

Dalam gelap, tangan-tangan cekatan bekerja. Keringat bercampur debu, usaha berpacu dengan waktu. Hingga akhirnya, dalam waktu kurang dari satu jam, Sabang kembali bercahaya.

Malam yang semula bisu kini hidup kembali, ditemani suara tadarus yang kembali bergema setelah listrik menyala.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait