Umum

Polisi Gerebek Gudang Beras Oplosan di Aceh Tenggara, Lima Pelaku Ditangkap

Infoaceh.net, KUTACANE – Satreskrim Polres Aceh Tenggara berhasil mengungkap kasus peredaran dugaan beras oplosan yang beredar di wilayah hukumnya.

Kasi Humas Polres Aceh Tenggara, AKP Jomson Silalahi, Kamis (3/4) melalui keterangan tertulis, menyebutkan pihaknya berhasil mengungkap kasus dugaan beras oplosan milik UD. Kamsia Jaya Tani, setelah melakukan operasi pengerebekan.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Menurutnya, pengungkapan kasus yang melibatkan lima tersangka itu, berawal dari operasi pengerebekan yang dilakukan polisi Kamis (3/4) sekitar pukul 00.30 WIB dinihari tadi.

Dari hasil operasi pengerebekan itu, kata dia, pihaknya mengamankan satu unit truck jenis Fuso warna Oranye, dan 21 ton beras siap edar, beserta satu unit timbangan digital 150 Kg, dan satu unit mesin jahit karung beserta delapan bal karung beras berlebel Bulog (SPHP).

Baca Juga:  Deninteldam IM Temukan 1,5 Hektare Ladang Ganja di Lamteuba, 3.500 Batang Dimusnahkan

Kasi Humas menjelaskan, operasi pengerebekan yang dilakukan berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan adanya aktivitas mencurigakan di gudang milik usaha dagang tersebut.

Selain dari barang bukti, lima tersangka juga ikut diamankan yaitu, MMT (26), warga Tarutung Seperai, Aceh Tenggara, yang mengaku sebagai pemilik beras. M (33), warga Berandang, Aceh Tenggara, sebagai sopir truk.

Kemudian, MAR (44), warga Setia Baru, Aceh Tenggara. MA (25), warga Kuta Lesung, Aceh Tenggara. B (23), warga Kuta Lesung, Aceh Tenggara.

Baca Juga:  Kabar Duka, Rektor Universitas Serambi Mekkah Meninggal Dunia

Ketiga tersangka ini, mengaku sebagai pekerja bongkar muat truck.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, beras yang sudah dilakukan pengoplosan berupa pencampuran, rencananya akan dikirimkan ke Bulog Kutacane.

Hal itu, didukung kuat dengan barang bukti berupa delapan bal karung beras yang berlebel Bulog.

Seperti diketahui, operasi pengerebekan gudang beras milik UD. Kamsia Jaya Tani, Desa Terutung Seperai, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, sekitar pukul 00.30 WIB dinihari tadi, turut disaksikan oleh Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry beserta dengan beberapa OPD lainnya.

Operasi itu, atas kerja sama pihak Kepolisian dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait