Aceh

Pemulangan Jamaah Haji Aceh dari Tanah Suci Mulai 28 Juni

Banda Aceh, Infoaceh.net – Proses pemulangan jamaah haji Aceh tahun 1446 H/2025 M akan dimulai pada Sabtu, 28 Juni 2025, dengan kedatangan kelompok terbang (Kloter) 01 di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.

Sementara kloter terakhir atau Kloter 12 dijadwalkan tiba pada Rabu sore, 9 Juli 2025.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Hal ini disampaikan Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh Azhari saat melantik Pendukung PPIH (P3IH) Debarkasi Aceh di Aula Jeddah, UPT Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (19/6/2025).

“Kloter pertama akan mulai tiba pagi hari pada 28 Juni, sedangkan kloter terakhir dijadwalkan sampai pada 9 Juli. Kami mengajak seluruh jajaran PPIH dan P3IH untuk menyukseskan fase pemulangan jamaah ini sebagaimana suksesnya fase keberangkatan,” ujar Azhari, yang juga Kakanwil Kemenag Aceh.

Azhari menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim, seperti yang telah dibuktikan pada fase pemberangkatan. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kakankemenag kabupaten/kota, mitra kerja, dan petugas haji, atas suksesnya proses pemberangkatan jamaah dari daerah hingga ke tanah suci.

Baca Juga:  Realisasi TKD Aceh untuk Bencana Masih Lambat, Baru Terserap 30,16 Persen dari Pagu Rp1,65 Triliun

Pelantikan P3IH kali ini bertepatan dengan 23 Zulhijjah 1446 H, atau sekitar sembilan hari sebelum kloter pertama jamaah Aceh memulai perjalanan pulang dari Madinah.

“Kloter 01 akan disambut secara resmi oleh Pemerintah Aceh dan juga akan disertai laporan dari Ketua Kloter atau TPIH,” jelas Azhari yang didampingi Sekretaris PPIH Arijal (Kabid PHU Kanwil Kemenag Aceh).

Azhari meminta agar proses serah terima jamaah ke pihak kabupaten/kota maupun keluarga dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Pastikan jamaah tiba dengan nyaman dan selamat bersama seluruh barang bawaannya, baik yang dijemput oleh Kemenag dan mitra maupun langsung oleh keluarga,” imbaunya.

Rapat teknis seusai pelantikan juga dihadiri perwakilan dari manajemen Garuda Indonesia, UPT Asrama Haji, Polresta Banda Aceh, dan Badan Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh.

Baca Juga:  Dari Blang Padang hingga TNGL, Wagub Fadhlullah Minta Pusat Selesaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh

GM Garuda Indonesia Regional Aceh, Nano Setiawan, menyampaikan seluruh penerbangan fase pemberangkatan berjalan tepat waktu, dan berharap hal serupa dapat terwujud pada fase kepulangan.

Perwakilan BKK, Yusri SKM MKes menambahkan pihaknya telah menyiapkan layanan kesehatan lanjutan di RSUD dr Zainoel Abidin bagi jamaah yang membutuhkan. Selain itu, seluruh petugas debarkasi akan dibekali masker sebagai bagian dari langkah antisipasi kesehatan.

Rapat juga membahas pembaruan informasi dari tanah suci, evaluasi, serta masukan dari jajaran Kakankemenag dan Kasi PHU se-Aceh untuk memastikan pelayanan yang lebih baik.

“Dengan koordinasi yang solid dan kesiapan semua lini, kami optimis fase pemulangan jamaah haji Aceh akan berjalan lancar dan tertib,” pungkas Azhari.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait