Umum

Dua Paket untuk Polres Pidie Jaya Serap APBK Hampir Rp800 Juta, Fokus pada Armada dan Fasilitas Pelayanan Publik

Meureudu, Infoaceh.net – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya merealisasikan anggaran daerah senilai hampir Rp800 juta untuk mendukung peningkatan sarana pelayanan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya.

Belanja tersebut tercatat dalam realisasi pengadaan melalui mekanisme e-purchasing pada tahun anggaran berjalan.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Berdasarkan data pengadaan, alokasi anggaran tersebut terbagi ke dalam dua paket pekerjaan yang ditujukan untuk menunjang operasional Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebagai salah satu unit pelayanan publik di Mapolres Pidie Jaya.

Paket pertama berupa pengadaan kendaraan operasional SPKT dengan nilai kontrak sebesar Rp398.490.000. Pengadaan tersebut dilaksanakan oleh penyedia CV Inovasi Jaya melalui sistem katalog elektronik pemerintah.

Selain kendaraan operasional, pemerintah daerah juga merealisasikan pengadaan perlengkapan interior dan furnitur untuk Gedung SPKT Polres Pidie Jaya. Paket yang dikerjakan oleh Aroel Jaya tersebut memiliki nilai kontrak mencapai Rp395.104.500.

Baca Juga:  Perempuan Bukan Sosok Lemah, Illiza: Pilih Lingkungan yang Membawa ke Jannah

Jika digabungkan, total anggaran yang terserap untuk kedua paket tersebut mencapai Rp793.594.500.

Data realisasi menunjukkan pengadaan dilakukan melalui skema e-purchasing yang menjadi salah satu instrumen pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk mempercepat proses belanja sekaligus mendukung tata kelola administrasi yang terdokumentasi secara elektronik.

Dukungan sarana dan prasarana tersebut diharapkan dapat menunjang kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama pada layanan penerimaan laporan, pengaduan, konsultasi, hingga pelayanan administrasi kepolisian yang dilaksanakan melalui SPKT.

Belanja daerah untuk fasilitas pelayanan publik pada instansi vertikal seperti kepolisian merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Pengadaan USK 2026 Disorot: Paket Berulang dan Nilai Kontrak Janggal, Transparansi Dipertanyakan

 

Disclaimer : Artikel ini disusun berdasarkan data realisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah yang tersedia pada dokumen administrasi tahun anggaran berjalan. Informasi yang disajikan berfokus pada nilai kontrak, nama paket pekerjaan, metode pengadaan, dan penyedia sebagaimana tercantum dalam data tersebut. Redaksi tidak melakukan penilaian terhadap kualitas pekerjaan, spesifikasi teknis, urgensi pengadaan, maupun hasil pelaksanaan kegiatan. Untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan akurat, pembaca disarankan merujuk kepada instansi terkait sebagai pihak yang berwenang memberikan penjelasan resmi.
image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait