Politik

Demokrat Aceh Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua, Musda Digelar 19 Agustus 

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Perebutan kursi kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Aceh periode 2026-2031 resmi dimulai.

Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Aceh mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi bakal calon Ketua DPD yang akan berlangsung selama sepekan, terhitung sejak 5 Agustus hingga 11 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Steering Committee (SC) Musda Partai Demokrat Aceh, Dalimi. Ia menjelaskan seluruh tahapan penjaringan dan seleksi ini berjalan secara terbuka dengan tetap mengacu pada mekanisme internal organisasi yang baku.

“Proses seleksi dan pendaftaran ini mutlak bersandar pada Peraturan Organisasi Nomor 12 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat. Kami mengundang seluruh kader terbaik yang memenuhi kualifikasi syarat formal untuk mendaftarkan diri,” ujar Dalimi kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (5/8/2026).

Panitia pendaftaran memusatkan seluruh rangkaian proses administrasi kandidat di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, kawasan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.

Baca Juga:  Plt Sekda Taufik Buka Komunikasi dengan DPRA: Mari Kompak Bangun Aceh

Loket pelayanan pendaftaran dibuka setiap hari mengikuti jam kerja operasional kantor.

Kendati demikian, panitia memberikan kelonggaran waktu khusus pada hari terakhir pencalonan.

Pendaftaran pada tanggal 11 Agustus 2026 akan tetap dilayani dan baru resmi ditutup tepat pada pukul 23.59 WIB.

Setelah proses pendaftaran rampung, panitia dijadwalkan langsung menggelar acara puncak Musda Demokrat Aceh pada 19 Agustus 2026 untuk memilih dan menetapkan ketua definitif yang baru.

Dinamika Internal dan Himbauan Soliditas

Menjelang perhelatan forum tertinggi partai di tingkat provinsi ini, dinamika politik di internal Demokrat Aceh dilaporkan mulai menghangat.

Sejumlah nama figur potensial dilaporkan masuk ke dalam bursa pencalonan, di antaranya politisi muda drh Nurdiansyah Alasta, kader senior HT Ibrahim, hingga Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar.

Bahkan, Plt Ketua DPD Demokrat Aceh saat ini, Rian Firmansyah Syafruddin (Rian Syaf), membenarkan pergerakan mesin partai yang terus berkonsolidasi secara intensif menyambut transisi kepengurusan ini.

Baca Juga:  Sekolah Kepemimpinan Partai: PKS Aceh Siapkan Kader Pemimpin dan Penggerak Perubahan

Merespons tensi yang merangkak naik, Nurdiansyah Alasta selaku kader partai sekaligus anggota DPRA mengeluarkan imbauan tegas demi menjaga stabilitas internal partai.

Ia meminta agar kontestasi politik ini diwarnai oleh adu gagasan, bukan kampanye hitam.

“Kami meminta agar menjelang Musda tidak ada pihak-pihak yang menyebarkan fitnah, memecah belah sesama rekan perjuangan, atau mengatasnamakan Ketua Umum untuk membangun opini sesat demi kepentingan kelompok tertentu,” tegas Nurdiansyah dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh kader di Aceh menaruh kepercayaan penuh bahwa Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan mengambil keputusan paling objektif demi masa depan partai.

Menurutnya, energi kolektif kader jauh lebih krusial jika difokuskan pada penguatan struktur partai hingga ke akar rumput guna menyongsong agenda politik jangka panjang daerah.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait