JAKARTA, Infoaceh.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Agama era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Yaqut Cholil Qoumas, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi penentuan dan pembagian kuota ibadah haji pada Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023–2024.
Penetapan tersangka tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang diterbitkan KPK pada awal Januari 2026.
“Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jum’at (9/1).
Konfirmasi serupa disampaikan Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. Ia menyatakan penjelasan detail mengenai perkara akan disampaikan secara resmi juru bicara lembaga antirasuah tersebut.
“Iya benar. Untuk lebih jelas dan lengkapnya, nanti Mas Jubir yang akan menyampaikan secara rinci,” kata Asep melalui pesan tertulis.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah mengungkapkan bahwa penanganan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan memang berjalan lambat, namun dilakukan secara hati-hati dan terukur.
“Lambat sedikit, tetapi harus pasti. Jangan cepat, kemudian nanti lewat. Ini juga menyangkut hak asasi manusia,” kata Fitroh saat sesi tanya jawab Capaian Kinerja Akhir Tahun KPK 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Fitroh menjelaskan, KPK menjerat perkara ini dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mensyaratkan adanya perhitungan kerugian keuangan negara. Untuk itu, KPK terus berkoordinasi intensif dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Kenapa? Karena pasal yang kami gunakan mewajibkan adanya perhitungan kerugian negara,” ujarnya.
Dalam proses penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dari berbagai kalangan, baik dari internal Kementerian Agama maupun pihak swasta.
Beberapa di antaranya adalah: Yaqut Cholil Qoumas, Hilman Latief (Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), Ketua PBNU sekaligus staf Yaqut, Syarif Hamzah Asyathry dan Wakil Sekretaris Jenderal GP Ansor.
Selain itu, KPK juga memeriksa sejumlah pelaku usaha biro perjalanan haji dan umrah, antara lain: Fuad Hasan Masyhur (pemilik Maktour Travel), Khalid Zeed Abdullah Basalamah, pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Ibnu Mas’ud (pemilik PT Muhibbah Mulia Wisata Pekanbaru), Muhammad Al Fatih, (Sekretaris Kesthuri), Juahir (Divisi Visa Kesthuri), Syam Resfiadi (Ketua Sapuhi) Zainal Abidin (Komisaris Independen PT Sucofindo).
Dalam rangka kepentingan penyidikan, pada 11 Agustus 2025, KPK telah menerbitkan Surat Keputusan larangan bepergian ke luar negeri terhadap Yaqut Cholil Qoumas, Gus Alex, dan Fuad Hasan Masyhur.
Selain itu, penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, di antaranya: rumah kediaman Yaqut Cholil Qoumas di Condet, Jakarta Timur.
Kantor agen perjalanan haji dan umrah di Jakarta, rumah ASN Kementerian Agama di Depok dan ruang Direktorat Jenderal PHU Kementerian Agama.
Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, berupa dokumen, barang bukti elektronik (BBE), kendaraan roda empat, serta sejumlah aset properti.
Hingga kini, KPK masih terus mendalami perkara tersebut dan membuka peluang penetapan tersangka lain seiring perkembangan penyidikan.

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
Artikel Terkait
Menko Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tuntas Insiden Penembakan di…
BANDA ACEH, Infoaceh.net — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan…
TNI AD Ungkap Kronologi Bentrok dengan Warga Saat Turunkan Bulan…
JAKARTA, Infoaceh.net – TNI Angkatan Darat (TNI AD) membenarkan telah melakukan penertiban…
MPUII Desak Reformasi Polri Secara Fundamental, Minta Presiden Susun…
BANDA ACEH, Infoaceh.net – Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUII) mendesak…
Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan
JAKARTA, Infoaceh.net -- Presiden RI Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Pol…
Penyadapan terhadap Presiden oleh Listyo Sigit Cs Masalah Serius Bagi…
Jakarta, Infoaceh.net -- Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra mengatakan penyadapan…
Skandal Penyadapan Presiden, Mantan Kapolri Listyo Sigit Ditahan di…
JAKARTA, Infoaceh.net — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan mantan Kapolri…
Kuliah Umum di USK, Gubernur Lemhannas Ungkap Lima Potensi Strategis…
Banda Aceh, Infoaceh.net – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Dr TB Ace…
Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Geledah Pesantren Dini Hari, 4…
JAKARTA, Infoaceh.net – Mabes Polri mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres…
Anggota Polri Dilarang Isap Rokok Vape, yang Melanggar Dikenakan…
JAKARTA, Infoaceh.net – Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang…
Polri Bongkar Manipulasi Label Beras Fortifikasi, 525 Ton Diproduksi…
MEDAN, Infoaceh.net – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri bersama Badan Pangan Nasional…
Australia dan The Asia Foundation Luncurkan Program Partisipasi…
BANDA ACEH, Infoaceh.net – Pemerintah Australia bersama The Asia Foundation dan Gerakan…
Kerja Sama Tiga Negara Ungkap Pabrik Sabu di Pidie, Polri Telusuri…
JAKARTA, Infoaceh.net – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen Polri…

















