Aceh

Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Timang Gajah

Bener Meriah, Infoaceh.net — Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/1/2026).

Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses vital antar dusun yang sangat dibutuhkan warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang.

Sebelumnya, jembatan ini rusak parah akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhambat.

Kegiatan pembangunan jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto.

Baca Juga:  Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Tiga Penerbangan di Bandara SIM Dibatalkan

Selain membangun jembatan darurat, Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, selimut, serta pakaian kepada warga yang terdampak bencana.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.

“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujar Kapolres.

Sementara Reje Kampung Setie, Husaini, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras selama beberapa hari membersihkan jalan dan membangun jembatan di kampung mereka.

Baca Juga:  Kesaksian Korban terhadap Penanganan Bencana Aceh: 3 Hari Terjebak di Atap, 10 Bulan Ditelantarkan Pemerintah

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ungkap Husaini.

Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, akses transportasi warga kembali terbuka dan diharapkan aktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Kampung Setie dapat pulih secara bertahap.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait