Hukum

Wakajati Aceh Lantik Pejabat 6 Eselon III dan IV, Teguh Imanto Jadi Kabag TU 

Banda Aceh, Infoaceh.net — Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Aceh, Dr Erry Pudyanto Marwantono SH MH melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh.

Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna R. Soeprapto Kejati Aceh, Senin (2/2/2026).

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI tentang mutasi dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan pembinaan karier aparatur kejaksaan.

Adapun pejabat yang dilantik, yakni:

1. Teguh Imanto SH MHum sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Aceh

2. Yudha Utama Putra SH sebagai Kepala Seksi I pada Asisten Intelijen Kejati Aceh

3. Puryaman Harefa SH MH sebagai Kepala Seksi IV pada Asisten Intelijen Kejati Aceh

4. Isnawati SH sebagai Kepala Seksi C pada Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh

5. Dr Fery Ichsan Karunia SH MH sebagai Kepala Subbidang Penyelesaian Aset pada Asisten Pemulihan Aset Kejati Aceh

6. Ahbym Faizan SH sebagai Kepala Subbidang Penelusuran dan Perampasan Aset pada Asisten Pemulihan Aset Kejati Aceh.

Dalam sambutannya, Wakajati Aceh menegaskan bahwa tour of duty atau rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Kejaksaan.

Menurutnya, mutasi bukan semata pergantian posisi, melainkan bagian dari proses pembinaan, pengembangan kompetensi, dan peningkatan profesionalisme aparatur.

“Tour of duty adalah sesuatu yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana amanah tersebut dijalankan dengan sungguh-sungguh, setulus hati, dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Dr. Erry Pudyanto Marwantono.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami tugas dan fungsi jabatan, serta terus menjunjung tinggi integritas, loyalitas, dan etika profesi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Menutup sambutannya, Wakajati Aceh menyampaikan pesan reflektif mengenai makna kehidupan sebagai bentuk pengabdian.

Menurutnya, kehidupan akan menjadi lebih bermakna apabila diisi dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

“Berbagi tidak selalu tentang harta benda, tetapi juga berbagi ilmu, pengalaman, serta memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

image_print

Artikel Terkait