Pendidikan

Sekda Aceh: Pendidikan Vokasi Ujung Tombak Pembangunan SDM Unggul  

Banda Aceh, Infoaceh.net – Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan pendidikan vokasi.

Langkah ini diambil untuk mencetak tenaga kerja kompeten yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga global.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun mewakili Gubernur Aceh saat membuka kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Kompetensi SDM Vokasional Klasifikasi Jenjang 7 di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Senin (9/2/2026).

M. Nasir menjelaskan kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mengklasifikasikan tenaga ahli. Fokusnya tidak hanya pada keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga pada kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta tanggung jawab profesional.

Baca Juga:  MTsN 1 Banda Aceh Juara Umum FLASH SMA MOSA 2026, Borong Belasan Gelar di Berbagai Cabang

​”Pemerintah Aceh mengapresiasi setinggi-tingginya kepada USK yang terus berkomitmen mengembangkan pendidikan vokasi serta membangun jejaring kolaborasi dengan pemerintah, lembaga sertifikasi, hingga dunia usaha dan industri,” ujar M. Nasir.

​Ia menambahkan, USK telah menunjukkan peran nyata dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Melalui sertifikasi kompetensi yang kredibel, lulusan vokasi diharapkan memiliki nilai tambah yang nyata di pasar kerja.

Baca Juga:  Harumkan Nama Aceh, Siswi MTsN 1 Banda Aceh Raih Medali Perak OPSI Nasional

​Menurutnya, dunia kerja saat ini berubah dengan sangat cepat. Karena itu, para peserta didorong untuk terus belajar dan memperluas wawasan agar tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain aspek teknis, Sekda menekankan pentingnya menjaga integritas dan etika profesi.

Sertifikasi yang diperoleh merupakan amanah dan bentuk kepercayaan negara serta masyarakat yang harus dijaga dengan kejujuran.

​”Bangunlah budaya kolaborasi. Keberhasilan tidak lahir dari kerja sendiri, melainkan hasil kerja tim dan komunikasi yang baik. Jadilah agen perubahan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait