Aceh

Mualem Dijadwalkan Buka Mubes MAA, Wali Nanggroe Beri Pengarahan Keistimewaan Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net — Musyawarah Besar (Mubes) Majelis Adat Aceh (MAA) akan berlangsung 7 – 8 April 2026, di Meuligoe Wali Nanggroe dan Hotel Ayani Banda Aceh.

Mubes MAA untuk masa bakti 2026 – 2031 akan dibuka oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dan pengarahan tentang keistimewaan Aceh saat pembukaan Mubes oleh Wali Nanggroe Malik Mahmud Al- Haythar, pada Selasa, 7 April 2026.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Pembukaan Mubes kita adakan di Meuligoe Istana Wali Nanggroe, kemudian dilanjutkan di Hotel Ayani, Peunayong, Banda Aceh,” kata Ketua Panitia Mubes MAA 2026, Miftah Tjut Adek, Ahad 5 April 2026.

Miftah Tjut Adek menambahkan, untuk koordinasi pelaksanaan Mubes MAA 2026, Gubernur Aceh melalui Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menyambut baik pelaksanaan Mubes MAA yang akan berakhir pengurus masa bakti tahun 2021 – 2026 pada 9 Mei 2026.

Baca Juga:  Pisahkan Dana Otsus Aceh dari APBA, Bentuk Badan Pengelola Khusus

“Gubernur berharap Mubes MAA berjalan lancar, jelas Miftah Tjut Adek, yang saat ini sebagai Panglima Laot Aceh.

“Wali Nanggroe bahkan berharap pembukaan Mubes MAA di Meuligoe Wali Nanggroe, agar bisa langsung mendampingi kegiatan Mubes bersama seluruh jajaran majelis,” katanya.

Mubes MAA tahun 2026 dilaksanakan atas perintah Qanun Nomor 8 Tahun 2019 tentang Majelis Adat Aceh, bahkan pada pasal 26 ayat 1, meminta kepada pengurus MAA untuk melaksanakan Mubes, paling lambat tiga bulan sebelum berakhir masa kepengurusan MAA, yaitu sebelum 9 Mei 2026.

Baca Juga:  APBA 2026 Dipastikan Tidak Ada Perubahan, Aceh Tak Punya Ruang Fiskal

Sementara Ketua MAA, Prof Dr Yusri Yusuf, yang baru dilantik pada September 2025, sebagai Ketua MAA pergantian antar waktu masa bakti 2021 – 2026, sebagai pengurus sisa waktu hingga 9 Mei 2026, hanya fokus pada penyelenggaraan Mubes untuk masa bakti 2026 – 2031, seperti perintah Qanun Nomor 8 tahun 2019.

“Saya nengajak seluruh MAA kabupaten/kota, MAA perwakilan serta seluruh peserta Mubes untuk mengsukseskan Mubes ini, agar MAA kuat dan bermartabat dalam menjaga adat istiiadat Aceh dalam keistimewaan Aceh, sehingga Aceh bisa bangkit menyejajarkan diri dengan bangsa lain di dunia,” ujar Prof. Yusri Yusuf.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait