Syariah

1.959 Jamaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Air, Tersisa 9 Kloter di Tanah Suci

Banda Aceh, Infoaceh.net — Proses pemulangan jamaah haji Aceh musim haji 1447 H/2026 M terus berlangsung. Hingga Sabtu (20/6/2026), sebanyak 1.959 jamaah haji Aceh telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Aceh di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.

Sementara itu, delapan kloter masih berada di Madinah dan satu kloter terakhir masih berada di Mekkah.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh Drs H Arijal MSi mengatakan seluruh proses pemulangan jamaah haji yang telah tiba di Debarkasi Aceh berlangsung aman, tertib dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, kloter 1 sampai kloter 5 dengan jumlah 1.959 jemaah haji Aceh dari berbagai kabupaten/kota telah tiba kembali di Bumoe Aceh. Seluruh proses pemulangan berjalan sesuai jadwal, tertib dan lancar,” ujar Arijal.

Ia mengatakan berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh, jumlah jamaah haji Aceh yang diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 5.484 orang.

Dari jumlah tersebut, 14 jamaah dilaporkan wafat selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Baca Juga:  Plt. Sekda Lepas 81 Orang Kafilah Aceh Ikuti MTQ ke-31 Tingkat Nasional

Saat ini, sebanyak 3.117 jamaah masih berada di Madinah. Jumlah tersebut terdiri atas jamaah kloter 6 hingga kloter 12 yang sedang menjalani rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi, serta jamaah BTJ-13 yang telah bergerak dari Mekkah menuju Madinah.

Arijal menjelaskan, BTJ-14 menjadi satu-satunya kloter Aceh yang masih berada di Mekkah dengan jumlah 389 jamaah. Kloter terakhir tersebut dijadwalkan bertolak ke Madinah pada Ahad (21/6/2026) pagi waktu Arab Saudi.

Namun demikian, seorang jamaah BTJ-14 yang baru selesai menjalani operasi diperkirakan masih harus menjalani perawatan di Makkah. Maka, jumlah jamaah yang diberangkatkan bersama kloter tersebut menjadi 388 orang, sedangkan satu jamaah lainnya akan menyusul ke Madinah setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.

“Jika kondisi kesehatannya membaik dalam beberapa hari ke depan, jamaah tersebut akan diberangkatkan ke Madinah untuk bergabung kembali dengan BTJ-14 dan selanjutnya pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah,” jelas Arijal.

Selain itu, PPIH Aceh juga mencatat terdapat 8 jamaah yang masih menjalani perawatan, terdiri atas lima jamaah di Makkah dan tiga jamaah di Madinah. Kondisi mereka terus dipantau dan dikoordinasikan oleh petugas haji bersama pihak rumah sakit setempat.

Baca Juga:  Muslim Wajib Belajar Ilmu Agama agar Tak Salah dalam Beribadah

Arijal menegaskan PPIH Embarkasi Aceh terus memastikan seluruh layanan debarkasi berjalan optimal hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal masing-masing.

“Kami terus memastikan kesiapan seluruh layanan Debarkasi Aceh dalam melayani dhuyufurrahman. Koordinasi intensif dilakukan dengan PPIH Arab Saudi, PPIH Pusat, petugas kloter, serta seluruh unsur PPIH Debarkasi Aceh agar proses pemulangan jemaah berjalan aman, nyaman dan lancar,” katanya.

Ia berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan rangkaian ibadah serta dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh predikat haji mabrur.

Dengan telah bergeraknya BTJ-13 ke Madinah, saat ini tersisa delapan kloter jamaah Aceh di Madinah dan satu kloter di Makkah.

Setelah BTJ-14 diberangkatkan menuju Madinah, seluruh jamaah Aceh akan terpusat di Kota Nabi sebelum dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air melalui Debarkasi Aceh.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait