Aceh

Samakan Corona dengan Istri, TA Khalid Sesali Pernyataan Mahfud MD

Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid

Banda Aceh — Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid meminta Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tidak melukai hati rakyat dengan pernyataan-pernyataan kontroversial.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI tersebut terkait dengan pernyataan Mahfud MD yang menganalogikan pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) seperti sosok istri yang sulit ditaklukkan serta menyebut jumlah korban jiwa kecelakaan 9 kali lebih banyak dari Covid-19.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada beliau, sungguh saya sangat menyesali meme serta pernyataan itu berasal dari seorang Profesor Mahfud MD, baik sebagai pribadi beliau, apalagi dalam kapasitas sebagai Menko Polhukam,” ujar TA Khalid, Kamis (28/5).

TA Khalid menilai kurang wajar dan tidak etis menjadikan Covid-19 sebagai bahan candaan, apalagi menyamakannya dengan perempuan, terlepas apapun motif dan tujuan di baliknya.

Baca Juga:  Konflik HGU Memanas, Massa Bakar Kantor dan Alat Berat PT Bumi Flora di Aceh Timur

Karena di sisi lain, ada jutaan kaum perempuan yang tersinggung perasaannya. Hal ini juga mengurangi empati rakyat yang sedang bergantung harapan pada pemerintah untuk bisa segera keluar dari krisis bencana non alam Covid-19 ini.

“Hemat saya, sangat tidak etis Corona jadi bahan candaan, apalagi menempatkan perempuan sebagai objek analogi terhadap pandemi. Hal ini dapat mengurangi empati rakyat, khususnya kaum perempuan yang tersinggung perasaannya dengan meme tersebut,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra Aceh itu.

Hal sama juga diutarakan TA Khalid atas pernyataan Mahfud MD yang menyebut jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas 9 kali lebih banyak dari Covid-19.

Menurut TA Khalid, jika estimasi itu benar sekalipun, namun sangat tidak pantas disampaikan ke publik.

“Kita tahu maksud dari Pak Mahfud itu agar rakyat tidak takut berlebihan, tapi jadinya beliau terkesan meremehkan jumlah korban positif terinfeksi Covid-19 yang telah mencapai 24.538 orang dan 1.496 diantaranya meninggal dunia saat ini. Pernyataan beliau bisa melukai hati rakyat khususnya para keluarga korban di seluruh Indonesia,” tambah TA Khalid.

Baca Juga:  Jubir Pemerintah Aceh Balik Serang Safrizal: TKD Dikritik, Tapi Bungkam Dana Bencana Rp24,2 Triliun

Terkait dengan kedua hal itu, TA Khalid mengungkapkan keheranan dan rasa tidak percayanya atas apa yang dilakukan Mahfud MD.

Bahkan ia menyebut jika Menko Polhukam tersebut mungkin sedang dilanda rasa lelah dengan krisis bencana pandemi Corona yang tengah dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

“Sejatinya saya secara pribadi merasa heran dan masih kurang percaya kedua hal tersebut di atas dilakukan Prof Mahfud. Sehingga saya berfirasat mungkin saja beliau sedang kelelahan atas kondisi saat ini dan butuh istirahat,” pungkas TA Khalid. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait