Umum

Bansos Covid-19 Terakhir Segera Dicairkan untuk 468 Mahasiswa

Karo Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto

Banda Aceh – Pendaftaran penerima bantuan sosial Covid-19 bagi mahasiswa Aceh yang saat ini sedang kuliah di luar provinsi dan luar negeri telah resmi ditutup pada Kamis (30/7).

Total berkas permohonan yang masuk berjumlah 2.406. Sebanyak 1.745 diantaranya telah diverifikasi dan menerima bantuan. Sementara berkas yang masih dalam proses pencairan berjumlah 468.

“Namun demikian, kami memohon maaf, dari total berkas yang masuk, juga ada 193 berkas yang tidak bisa diproses,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Rabu (5/8).

Baca Juga:  APBK Perubahan Banda Aceh Tembus Rp1,57 Triliun, Belanja Naik Rp259,48 Miliar

Iswanto menjelaskan, 193 berkas permohonan tersebut tidak memenuhi syarat. Sebab pemilik berkas berstatus PNS, dosen dan tidak ber-KTP Aceh.

Iswanto menegaskan, Bansos itu merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Aceh terhadap para Mahasiswa Aceh yang masih bertahan di negeri orang dan belum bisa kembali ke kampung halaman, akibat pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan Pemerintah ini dapat membantu putra-putra Aceh yang sedang menuntut ilmu di luar negeri di tengah wabah virus Corona yang masih harus diwaspadai,” terangnya.

Baca Juga:  Polemik Alkes RSUD Sabang Memanas: Tiga Perusahaan Dapat Surat Peringatan, Diminta Pindahkan Barang

Iswanto berharap, seluruh mahasiswa Aceh di perantauan dapat menjaga diri sebaik mungkin. Ia juga berpesan agar mereka senantiasa menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada.

“Semoga anak-anak kami di perantauan selalu dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah,” harap Iswanto

Untuk diketahui, mahasiswa yang kuliah di luar Provinsi Aceh, akan mendapatkan bantuan sosial tersebut maksimal sebesar Rp1 juta. Sedangkan untuk mahasiswa yang kuliah di luar negeri akan diberikan maksimal sebesar Rp 2,5 juta.(IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait