Umum

Aparatur Gampong yang Ikatkan Tali ke Leher Anak Curi Kotak Amal Masjid Minta Maaf

LHOKSUKON – Video memperlihatkan seorang anak asal Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, diikat tali di leher dan kedua tangannya ke belakang mendadak viral pada Rabu (26/5).

Beberapa video tersebut kini beredar melalui media sosial, semisal Facebook dan juga WhatsApp (WA).

Video berdurasi sekitar 15 detik tersebut memperlihatkan seorang pria yang merupakan aparatur gampong teras, mengikat leher seorang bocah pakai tali nilon kuning.

Aksi ini disaksikan sejumlah warga dan teman sebaya korban.

Baca Juga:  Kapolri Tunjuk Kombes Teguh Priyambodo Jadi Kapolresta Banda Aceh, AKBP Benny Bathara Wakapolresta

Sedangkan kedua tangannya diikat ke belakang dengan tali warna biru. Kemudian bocah tersebut dibawa dengan kondisi leher dan kedua tangan terikat.

Diduga bocah yang diikat tersebut kedapatan mencuri kotak amal masjid di kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Namun belakangan, pria yang melakukan hal tersebut membuat video klarifikasi di Polsek Tanah Jambo Aye dan minta maaf pada Rabu kemarin (26/5).

Baca Juga:  Rekaman CCTV Perlihatkan Tgk Agam Diserang Wanita Berhijab Pink di Sabang

“Saya Bachtiar Johan selaku Kaur Pemerintahan di Gampong Ceumpedak Kecamatan Tanah Jambo Aye, sehubungan dengan kejadian pencurian kotak amal Masjid Baiturahman, Cempedak yang dilakukan oleh (nama anak) dan pada saat tersebut saya ada melilitkan tali di leher (nama anak) itu hanya sekedar shock therapy untuk anak tersebut atas tindakan tersebut saya meminta maaf, apabila ada yang merasa keberatan,” ujar Bachtiar dalam video berdurasi 35 detik. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait