Aceh

Direktur RSUDZA: Vaksin Tidak Mencegah Penularan Covid-19

BANDA ACEH — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dr Isra Firmansyah, berbagi pengalamannya sebagai penyintas Covid-19 yang sudah menerima suntikan vaksin.

Isra mengatakan, vaksin tidak mencegah terjadinya penularan Covid-19. Namun dengan adanya vaksin, maka potensi seseorang untuk bergejala atau jatuh sakit dengan kondisi parah ketika tertular virus Corona dapat dikurangi.

Hal tersebut disampaikan Isra Firmansyah dalam rapat koordinasi vaksinasi ASN bersama jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang digelar secara virtual, dari Kantor Gubernur Aceh, Senin (21/6).

Baca Juga:  Nasir Djamil: Penyelesaian Status Tanah Blang Padang Harus Tuntas 2026, Jangan Lagi Berlarut

“Manfaat vaksin Covid-19 dalam mencegah gejala sedang hingga sangat berat tercatat mencapai 90 persen,” kata Isra.

Isra menjelaskan, setiap orang yang sudah divaksin masih memiliki peluang untuk tertular virus Corona apabila abai menerapkan protokol kesehatan. Ia menyarankan semua pihak untuk disiplin memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan meskipun sudah divaksin.

Baca Juga:  Mahasiswa USK Demo Kantor Gubernur Aceh, Protes Lambannya Penanganan Pascabencana

Hal senada juga disampaikan oleh dr Makhrozal, Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh. Sebagai penyintas Covid-19 yang sudah sembuh ia sangat merasakan manfaat dari vaksinasi.

Ia mengatakan, berkat adanya vaksinasi gejala sakit akibat virus Corona dapat ditekan sekecil mungkin.

“Satu hal yang perlu kita pahami dari manfaat vaksin Covid-19, yaitu untuk mencegah timbulnya gejala sedang hingga berat pada pasien yang terinfeksi virus Corona,” kata Makhrozal. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait