Umum

Warga Aceh Utara Ditembak OTK, Pelaku Diduga Hendak Mencuri

ACEH UTARA — Jamaluddin (31) warga Kabupaten Aceh Utara, dikabarkan ditembak orang tidak dikenal (OTK). Korban mengalami luka tembak di bagian paha.

Insiden penembakan itu terjadi di Desa Cot Mayang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, pada Kamis dini hari (1/9/2022) sekitar pukul 03.20 WIB.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Saat ini tim gabungan Polres Aceh Utara masih menyelidiki kasus penembakan yang dilakukan oleh OTK tersebut.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy membenarkan ihwal penembakan tersebut. Ia menjelaskan, penembakan itu bermula saat korban atas nama Jamaluddin pulang kerja dan berjumpa dengan pelaku yang tidak dikenal di pinggir jalan.

Baca Juga:  Kejati Aceh Peringkat 1 Laporan Keuangan Terbaik di Aceh, Raih Nilai 96,46

Korban saat itu bertanya kepada pelaku “kenapa?” dan pelaku pun menjawab “jatuh rantai”.

Setelah jarak 100 meter, korban merasa curiga, dan kembali menghampiri kembali pelaku.

Tanpa basa basi pelaku langsung melakukan penembakan yang mengenai paha kanan korban.

Setelah menembak, jelas Winardy, pelaku yang berjumlah dua orang itu langsung melarikan diri ke arah Gampong Matang Ulim, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara menggunakan sepeda motor.

“Benar, telah terjadi penembakan yang dilakukan oleh OTK di Aceh Utara. Korban sudah dibawa ke RSUD Cut Meutia dan dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk penanganan medis. Tim Gabungan Polres Aceh Utara saat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penembakan tersebut,” kata Winardy, dalam keterangannya di Polda Aceh, Kamis, 1 September 2022.

Baca Juga:  Utang RSUDZA Membengkak Ratusan Miliar, Manajemen Sebelumnya Perlu Diperiksa

Belum diketahui pelaku penembakan tersebut. Winardy menyebut, pihaknya bakal segera merilis kronologi kejadian serta dugaan motifnya.

Motif sementara, diduga pelaku mau mencuri dan kepergok, sehingga menembak korban.

Pelaku diketahui sempat menyenter nyenter salah satu rumah di TKP sebelum ditegur korban.

“Untuk peluru yang digunakan diduga kaliber 9 mm,” ujarnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait