Umum

Mirza Mubaraq Terpilih Aklamasi Pimpin IMI Aceh Periode 2022-2026

BANDA ACEH — Mirza Mubaraq terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh periode 2022-2026, menggantikan Ibnu Rusdi ketua sebelumnya.

Mirza terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Aceh yang berlangsung di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Rabu (28/12/2022).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Hadir dalam acara Musorprov tersebut Badan Pengawas Bidang Organisasi IMI Pusat yang juga Wakapolda Aceh Brigjen Pol Samsul Bahri, Kadispora Aceh Dedy Yuswadi, Ketua Harian KONI Aceh Abu Razak, utusan IMI Pusat dan pejabat lainnya.

Sebelumnya, Mirza bersama timnya mendaftar ke Kantor Sekretariat IMI Aceh di kawasan Lhong Raya, Banda Aceh pada Selasa (20/12/2022) dan menyerahkan berkas formulir pendaftaran.

Baca Juga:  Pemindahan Dana Baitul Mal Banda Aceh Rp2,6 Miliar ke BPRS Hikmah Wakilah Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Usai terpilih Mirza mengatakan tekadnya untuk bisa terus memajukan otomotif Aceh ke depannya.

Mirza mengatakan pihaknya bersama dengan IMI Pusat untuk memajukan otomotif, meningkatkan ekonomi masyarakat dan pariwisata khususnya di Aceh dan umumnya di Indonesia.

Salah satunya dengan cara menyelengarakan event otomotif baik roda dua maupun roda empat yang tergabung dalam IMI Aceh.

Sehingga dengan adanya berbagai event otomotif tersebut, otomatis akan berefek kepada peningkatan pariwisata dan juga peningkatan perekonomian masyarakat.

“Insya Allah kita tetap sejalan dengan program pusat yang sudah ada dalam visi misi utama yakni meningkatkan ekonomi Aceh dengan memaksimalkan sektor pariwisata di Aceh yang menggelar event otomotif baik roda dua maupun roda empat,” ujar Mirza.

Baca Juga:  Polisi Kerajaan Kanada Temui Kapolda Aceh, Bahas Potensi Penyelundupan Manusia Lewat Jalur Laut

Mirza Mubaraq mengucapkan terima kasih kepada seluruh club, panitia dan kepada tim penjaringan.

Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Alfaraby yang juga merupakan rivalnya dalam pemilihan Ketua IMI Aceh tersebut.

Alfaraby gagal dalam pencalonan karena dinyatakan tidak memenuhi syarat. Sehingga Mirza menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait