Aceh

Chek Zainal: Virus Corona Itu Nyata, Bukan Konspirasi atau Rekayasa

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin kembali mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sekarang menjadi pandemi itu nyata adanya, bukan rekayasa.

Hal itu disampaikan Chek Zainal pada acara penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan Hotel Kyriad Muraya, tentang Hotel Tangguh Peduli Covid-19, di Ruang Meeting Kyriad Muraya Hotel, Selasa (21/7).

Baca Juga:  Sehari Jabat Kadis Pertanahan, T Aznal Zahri Langsung Ditunjuk Jadi Plh Kepala Inspektorat Aceh

Ia menepis tudingan Covid-19 merupakan konspirasi atau rekayasa belaka. “Anggapan Corona adalah konspirasi adalah salah. Sebab angka kematian akibat Covid-19 sangatlah tinggi, dan di Aceh kasus positifnya semakin menunjukan grafik menanjak,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Banda Aceh mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kyriad Muraya Hotel melakukan kerja sama dengan RSUDZA dan telah dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman.

“Ini langkah strategis. Pemko Banda Aceh bersama Forkompinda juga telah melakukan hal serupa berupa peluncuran Kampung Tangguh Nasional beberapa waktu lalu,” terangnya.

Baca Juga:  Ironi Anggaran Bencana Aceh: Rp1,19 Triliun TKD Masih Mengendap, Realisasi Baru 27,67 Persen

“Apa yang sudah dilakukan Kryad Muraya Hotel ini adalah upaya yang cukup bagus dalam menghalau Corona, dan semoga diikuti oleh hotel atau pihak-pihak lain sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19. Kami sangat mendukung,” katanya lagi.

Hadir dalam acara tersebut Direktur RSUDZA, dr. Azharuddin, General Manager Kryad Muraya Hotel Bambang Pramusinto, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, dan para tamu undangan lainnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait