Umum

KMP Tunu Pratama Tenggelam, DPR Desak Keamanan Laut Diperketat

Infoaceh.net – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu (2/7/2025).

Ia mendesak pemerintah segera memperketat sistem keamanan laut agar insiden serupa tak terus berulang.

Kapal naas tersebut membawa 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan. Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan aparat setempat.

“Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban dalam tragedi ini. Semoga yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Oleh Soleh dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/7).

Baca Juga:  Pengadaan USK 2026 Disorot: Paket Berulang dan Nilai Kontrak Janggal, Transparansi Dipertanyakan

Politisi PKB itu mendesak pemerintah melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya evaluasi total terhadap keselamatan pelayaran nasional, termasuk SOP pelayaran, kelayakan kapal, kesiapan kru, hingga manajemen pelabuhan.

“Kita tidak boleh terus kecolongan. Evaluasi harus menyeluruh. Keamanan laut harus ditingkatkan secara sistemik dan menyeluruh,” tegasnya.

Baca Juga:  Kasdam Iskandar Muda Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Blang Padang

Sebagai anggota Komisi I yang juga membidangi pertahanan dan keamanan, Oleh menyoroti pentingnya sinergi antarlembaga dalam mengawasi jalur laut strategis, khususnya Selat Bali yang menjadi salah satu rute padat penyeberangan.

“Keselamatan warga negara di laut adalah tanggung jawab bersama. Negara tidak boleh abai,” ujarnya.

Fraksi PKB, kata Oleh, akan terus mendorong pemerintah agar tragedi laut tidak lagi menjadi rutinitas musiman. Ia menegaskan bahwa langkah korektif dan antisipatif harus segera diwujudkan, bukan sekadar retorika pascakecelakaan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait