Umum

Cegah Kabut Asap, Aparat Gabungan Aceh Jaya Perketat Pengawasan Lahan

Aceh Jaya, Infoaceh.net – Aparat gabungan menggelar Apel Siaga Bencana dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (22/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Mapolres Aceh Jaya itu dipimpin Kapolres yang diwakili Wakapolres, serta diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Sejumlah pejabat turut hadir, mulai dari perwakilan Kodim 0114/Aceh Jaya, jajaran Polres, Brimob, Subdenpom, hingga dinas teknis seperti PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan BPBK. Apel juga melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan, baik TNI, Polri, maupun instansi daerah.

Dalam amanatnya, Wakapolres Aceh Jaya menegaskan apel siaga ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah rawan seperti Aceh Jaya.

Baca Juga:  Kombes Zulhir Destrian Dipromosikan Jadi Wadirtipidter Bareskrim Polri

Ia menyebut, daerah tersebut memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan, sehingga seluruh elemen harus siap siaga sejak dini.

“Seluruh stakeholder harus bersinergi, mulai dari upaya pencegahan hingga penanggulangan,” ujarnya.

Berdasarkan data penanganan sejak 2024 hingga 2026, kejadian karhutla di Aceh Jaya menunjukkan fluktuasi, baik dari jumlah titik api maupun luas lahan terdampak. Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga merambah sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga transportasi akibat kabut asap.

Baca Juga:  Kajati Aceh Tekankan Pola Hidup Sederhana, Keluarga Harus Menjaga Integritas Jaksa

Sebagai langkah antisipasi, patroli terpadu akan terus dilakukan selama status siaga darurat diberlakukan. Selain itu, personel dan peralatan pendukung juga telah disiapkan untuk memastikan respons cepat di lapangan.

Wakapolres menegaskan, kebakaran hutan dan lahan tidak mengenal batas wilayah, baik di kawasan hutan lindung, area industri, maupun lahan milik masyarakat. Karena itu, penanganannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Tidak perlu saling menyalahkan, yang dibutuhkan adalah kontribusi nyata semua pihak,” tegasnya.

Polres Aceh Jaya bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait berkomitmen memperkuat langkah pencegahan, pemadaman, hingga penanganan pasca kebakaran, termasuk evakuasi korban dan penegakan hukum.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait