Sigli, Infoaceh.net — Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un. Suasana duka menyelimuti jamaah Masjid Agung Al-Falah Sigli, Kabupaten Pidie, setelah khatib Jum’at, Tgk Amri Abdullah Utue (58), wafat saat menunaikan salat Jumat, 1 Mei 2026.
Almarhum menghembuskan napas terakhir dalam posisi sujud pada rakaat pertama, tak lama usai menyampaikan khutbah.
Peristiwa tersebut terjadi di hadapan ratusan jamaah yang sebelumnya mendengarkan khutbah dengan khusyuk.
Tgk Amri Abdullah diketahui menyampaikan pesan tentang pentingnya ketakwaan kepada Allah SWT, serta mengajak jamaah untuk bersikap tawadhu’, qanaah, dan wara’ dalam kehidupan sehari-hari.
Usai menyelesaikan rukun khutbah, salat Jumat pun dilaksanakan seperti biasa.
Tgk Amri Abdullah berdiri persis di belakang imam saat pelaksanaan salat Jumat.
Salat yang dipimpin imam Tgk Syahrul Syamaun berjalan dengan lancar seperti biasa.
Namun, saat memasuki sujud pertama di rakaat awal, almarhum Tgk Amri Abdullah tidak lagi bangkit.
Salat Jum’at tetap dilanjutkan oleh imam dan jamaah hingga selesai dan salam.
Usai salat Jumat, ratusan jamaah yang melihat Tgk Amri Abdullah tidak bangkit lagi dan tetap dalam kondisi sujud, segera memberikan pertolongan dan memindahkan posisi beliau dan tetap berada dalam masjid.
Imam Chik Masjid Agung Al-Falah Sigli, Dr Tgk H Amri Fatmi Anzis Lc MA, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok qari dan khatib yang aktif berdakwah serta memiliki kepribadian yang sederhana dan bersahaja.
“Almarhum sebelumnya menyampaikan khutbah dengan baik dan lancar. Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Namun saat sujud pertama, beliau tidak bangkit lagi,” ujarnya.
Tgk Amri Abdullah merupakan warga Desa Raya, Kemukiman Utue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jamaah, dan masyarakat Kabupaten Pidie yang mengenalnya sebagai pribadi yang tekun beribadah.
Peristiwa wafatnya seorang khatib saat menjalankan ibadah di dalam masjid kerap dimaknai oleh masyarakat sebagai tanda husnul khatimah, yakni meninggal dunia dalam keadaan baik.
Meski demikian, kematian tetap menjadi rahasia Allah SWT yang datang tanpa diduga.
Jamaah yang hadir tampak larut dalam kesedihan, namun juga memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga beliau husnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima Allah,” ucap salah seorang jamaah.
Kepergian Tgk Amri Abdullah menjadi pengingat bagi umat akan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kematian, yang dapat datang kapan saja, bahkan di saat sedang beribadah.

















