Umum

Bocah 7 Tahun Asal Medan Tenggelam di Laut Lampuuk

BANDA ACEH — Noval Al Ghazali, bocah berusia tujuh tahun asal Medan, Sumatera Utara dikabarkan tenggelam di laut setelah terjatuh dari tebing pantai di kawasan Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Senin (16/8).

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi saat korban sedang bermain di pinggiran tebing pantai bersama keluarganya hingga korban pun terpeleset dan jatuh ke laut Lampuuk.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81
Baca Juga:  Dokumen SK Pemberhentian Direktur RSUD Sabang Picu Tanda Tanya, Kontrak Alkes Berubah Usai Pergantian

“Pukul 09.50 WIB personel Basarnas Banda Aceh menerima informasi itu kemudian langsung memberangkatkan satu tim resque ke lokasi untuk mencari korban,” ujar Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh, Budiono.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang melibatkan pihak TNI-Polri, BPBD beserta masyarakat sekitar dan lainnya.

Informasi lain yang diperoleh, pada pukul 08.30 WIB diketahui korban dan keluarganya mandi di kawasan Pantai Lampuuk tepatnya di lokasi adanya wahana Banana Boat.

Baca Juga:  Anggota DPRA Tgk Agam Ungkap Pengakuan Anaknya Dipukul Senior di Poltekpel Malahayati

Sekitar pukul 09.15 WIB, korban terseret arus dan tenggelam. Keluarganya pun langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kafe setempat hingga diteruskan ke yang lainnya.

Bocah Noval Al-Ghazali minta merayakan ultah ke-7 di Aceh. Korban dan orangtuanya berasal dari Medan Marelan, Kota Medan. Ternyata ketika mandi-mandi di Laut Lampuuk, musibah itu pun terjadi. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait